Keuntungan Menjadi Pebisnis "Online" (Kompas.com)

6 September 2015

KOMPAS.com - Perkembangan teknologi seharusnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan penghasilan dari usaha yang sudah dijalani saat ini, dengan berbisnis online. Dengan berjualan secara online maka secara tidak langsung akan membantu untuk mempromosikan usaha Anda dengan lebih cepat, mudah, dan murah.


"Pada dasarnya semua orang bisa menjadi pengusaha online, dengan berbagai kreativitas produk yang mereka miliki maka usaha online ini akan jauh lebih menguntungkan," ungkap pengusaha James T Riady kepada Kompas Female dalam acara 'Bisnis Lokal Go Online' di Hotel Le Meridien, Jakarta Selatan

Pengusaha harus semakin jeli untuk menangkap berbagai situasi dan kondisi yang sedang terjadi di sekitar, kata James. Berbagai kemudahan yang ditawarkan melalui penjualan online ini mampu meningkatkan antusiasme pembeli untuk mengakses website usaha Anda. Bahkan  belakangan ini, belanja online ini sudah menjadi tren tersendiri di kalangan masyarakat khususnya perempuan.  Sekarang ini, sebagian besar masyarakat Indonesia sudah mampu mengakses internet. Namun jumlah orang yang memiliki jiwa wirausaha dengan memanfaatkan teknologi ini masih terbilang sedikit. Menurut data Badan Pusat Statistik, dari 17 juta UKM di Indonesia hanya 75.000 yang sudah memiliki website sendiri.

Padahal lebih dari 40 juta penduduk Indonesia menggunakan internet secara rutin. Lebih dari 130 juta masyarakat mengakses internet melalui ponsel untuk mencari toko dan layanan lokal. Mereka umumnya menggunakan internet untuk mencari informasi seputar hiburan, tempat makan, berita, atau informasi untuk berbelanja. "Ada baiknya untuk lebih maju, UKM dan wirausaha lainnya dengan mulai memasarkan produk mereka secara online, agar bisa bersaing dengan produk luar dan global, sesuai dengan visi dari departemen perindustrian," ungkap Menteri Perindustrian.

Mengapa harus go online
Pengusaha dapat meraup lebih banyak keuntungan dengan go online."Bisnis online ini sebenarnya mudah dilakukan oleh siapa saja terutama perempuan. Dengan bisnis online mereka bisa mengurus keluarga sambil berbisnis tanpa harus terlalu sibuk di luar rumah dan mengabaikan keluarga," tukas James.

Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM dari total kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, 60 persen UKM saat ini dikelola oleh pengusaha perempuan. Tak heran jika berbagai keuntungan yang ditawarkan dengan menjadi pebisnis online ini bisa sangat diminati dan jadi peluang usaha tersendiri untuk para perempuan. 

Tak hanya pengusaha perempuan, bisnis online juga memiliki segmen pasar yang luas termasuk dari kalangan perempuan itu sendiri. Pada dasarnya para perempuan memiliki berbagai keunggulan untuk berbisnis karena perempuan sendiri lebih peka terhadap berbagai produk perempuan seperti sepatu, baju, tas, makanan dan lainnya yang bisa dipasarkan secara online untuk meraup keuntungan yang besar. 

Mengenai potensi pasar kaum hawa, desainer sepatu yang melibatkan 80 UKM dalam bisnisnya, Yongki Komaladi mengutarakan, "Bisa dibilang masyarakat Indonesia ini sangat konsumtif terutama perempuan. Sehingga sebenarnya masih banyak peluang yang bisa ditawarkan untuk para perempuan oleh perempuan itu sendiri," ungkapnya kepada Kompas Female dalam acara peragaan busana Sebastian Gunawan 'Shanghai Swing' di Hotel Mulia, Senayan. Yongki sendiri berencana untuk memulai bisnisonline dalam mengembangkan usahanya.

Keuntungan lain yang ditawarkan oleh bisnis online adalah Anda tak harus memiliki atau bahkan menghabiskan uang untuk menyewa toko. Tak hanya itu,bisnis online juga minim risiko. Jika produk yang Anda tawarkan tidak menarik minat pembeli, risiko kerugian lebih rendah. Pasalnya, sebagian besar produk bisnis online hanya berdasarkan pesanan yang masuk. 

Tak hanya itu, bahkan dengan menjadi pengusaha online ini Anda tak membutuhkan modal promosi atau beriklan, karena sampai saat ini sudah banyak penyedia layanan yang memberikan kebebasan untuk membuat website Anda sendiri. Fleksibilitas waktu kerja dan juga toko yang "selalu buka 24 jam" menjadi salah satu keunggulan bisnis online.

"Tampilan dari website membuat gambar dan informasi seputar produk menjadi lebih menarik dan dapat dilihat selama 24 jam oleh masyarakat di seluruh dunia. Dan semenjak go online, usaha saya meningkat, baik dalam jumlah pesanan maupun pendapatan, baik konsumen dalam negeri maupun luar negeri. Saya juga bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak," ungkap Reno Andam Suri, pemilik Rendang Uni Farah.

Survei yang dilakukan terhadap 200 UKM di Indonesia menunjukkan, 29 persen penjualan UKM per tahun merupakan hasil usaha online. Fakta ini dimuat dalam Deloitte Access Economics: The Connected Archipelago: The Role of the Internet in Indonesia's Economic Development. Ketika sebuah usaha sudah go online, maka secara otomatis usaha ini akan terhubung ke seluruh penjuru dunia. UKM yang menggunakan teknologi internet ini mampu berkembang dan mengekspor produk dua kali lipat lebih besar dari UKM lainnya yang tidak menggunakan internet untuk bisnisnya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sampai saat ini 10 persen produktivitas UKM meningkat akibat penggunaan internet.

Support By : www.pastilaku.biz

Sumber : http://female.kompas.com/read/2012/01/12/14520378/Keuntungan.Menjadi.Pebisnis.Online

Mau Buka Lapak di Toko Online? Modal Rp 2,5 Juta Bisa Lho, Klik http://finance.detik.com/read/2015/08/31/063806/3005163/480/1/mau-buka-lapak-di-toko-online-modal-rp-25-juta-bisa-lho



Baca juga
  »
6 September 2015
Kisah Penjual Pecel yang Kini Mampu Beli BMW (Liputan6.com)
Risma menerangkan dalam program 'Pahlawan Ekonomi', masyarakat yang bergelut di UKM diberi pelatihan mengenai produksi, menjaga kulitas, hingga tahap pemasaran. Alhasil, program tersebut membawa kesuksesan karena seorang pengusaha pecel semanggi kini mampu membeli mobil. "Ibu ini (Aminah) ketemu saya, cerita sekarang bisa beli mobil, jadi semanggi seperti pecel tapi jual online. Terima pesanan jam 12 malam pun dilayani," kata dia di acara Program Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna di Surabaya, Sabtu (5/9/2015). Menurut Risma, cara berjualan Aminah terbilang unik. Jika pedagang pecel semanggi di wilayah Surabaya biasa pakai keranjang, cara jualan Aminah telah maju karena memanfaatkan jasa online. "Kalau dulu digendong sekarang pakai online, kenapa ibu saya jadikan contoh karena jualannya aneh," tambahnya. Tak hanya telah menghasilkan mobil, Aminah kini mampu mengansuransikan pendidikan untuk kedua anaknya.

  »
5 September 2015
Mau Buka Lapak di Toko Online? Modal Rp 2,5 Juta Bisa Lho (Detik.com)
Mau Buka Lapak di Toko Online? Modal Rp 2,5 Juta Bisa Lho Jakarta -Ingin bisnis yang bisa dijalankan kapan pun dan di mana pun dari gadget yang tidak pernah lepas dari genggaman Anda? Apalagi bisa menjalankan bermacam bisnis online sekaligus. Pemula yang baru memulai bisnis pun bisa. Tanpa perlu modal besar, sewa toko, menggaji karyawan, pasang iklan hingga khawatir rugi. Pastilakubiz punya penawaran menarik hanya dengan modal Rp 2,5 juta dari harga normal Rp 50 juta, bisa dapat paket 7 bisnis online sekaligus berlaku sampai 31 Desember 2015. Abdul Karim, Ketua Komunitas Bisnis Online Pastilakubiz mengatakan, di era digital saat ini, bisnis online memungkinkan kita berbisnis tanpa mengenal ruang dan waktu serta siapa pun bisa menjalankannya. "Sekarang ini era digital life. Ojek, pesen makan, belanja, semua online. Setiap orang bisa punya toko online sendiri. Bisnis online tidak terbatas segmen siapa pun bisa menjalankannya mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, pelaku UKM, koperasi hingga ibu rumah tangga. Member kami sampai saat ini sudah ratusan ribu," kata Karim. Lalu apa penawaran spesial terbaru dari Pastilakubiz? "Sekarang kami lagi kasih promo spesial diskon 95% dari harga normal Rp 50 juta menjadi hanya Rp 2,5 juta. Modal segitu dapat satu website dengan nama sendiri dan bisa jalankan 7 bisnis sekaligus. Semua kita sediakan sistem dan websitenya, Anda punya toko online dengan nama sendiri dan tinggal jalankan bisnisnya," kata Abdul Karim. Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, Karim ingin dengan bisnis online supaya wirausaha makin bertambah dan melek digital agar usaha termasuk produk UMKM lebih dikenal. Ke depan, menurutnya di era serba digital ini bisnis online adalah bisnis masa depan.